Identitas Yang Layu
Aku merasa, mereka semua hanya melihatku seperti perempuan yang kelaki-lakian. Seorang yang selalu ceria, tak pernah ada air mata.
Aku berusaha untuk terlihat menarik, aku oleskan bedak pada wajahku, menggunakan pewarna bibir untuk terlihat menawan.
Tapi mereka, terkadang mentertawakan aku. Awalnya aku baik-baik saja, tapi semakin lama aku kehilangan identitas diriku.
Aku berusaha lagi, menyemprotkan wewangian agar harum.Mereka menutup hidungnya rapat-rapat.
Aku ini siapa? Aku bagaikan manusia yang memiliki seribu wajah. Aku tertawa tapi aku juga menangis, aku terlihat baik-baik saja tapi aku juga bisa merasa kecewa.
Kalian, lihat diriku seperti apa? Seperti Perempuan? atau hanya bayangan yang berpindah mengikuti jejak sang mentari .
Oktober 2019



Komentar
Posting Komentar